disbudpar 1

Pekanbaru (16/2/2015). Dewan Kesenian Kota Pekanbaru Melakukan Audiensi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru pada senin 16 Februari 2015 di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru di Jl. Arifin Ahmad.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus memaparkan beberapa program DKKP yang akan dilaksakan pada tahun 2015 ini.

Diantaranya adalah program yang bertajuk PEKAN BUDAYA PRKANBARU yang mengusung tema “kampung Melayu”. Kegiatan ini nantinya akan menyulap beberapa atribut MAL yang konvensional menjadi atribut-atribut yang bernuansa Melayu. Selama sepekan penuh MAL tersebut akan benar-benar bernuansa Melayu.

disbudpar 2Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Hermanius) menyambut baik kedatangan pengurus DKKP tersebut, beliau menyampaikan bahwa ada beberapa aspek yang sebenarnya memang harus ada sinergi antara DISBUDPAR sebagai penyelerenggara negara dengan DKKP. “DISBUDPAR dan DKKP ini harusnya bersinergi, karena dua lembaga ini sama-sama bertugas untuk menjaga dan melestarikan kesenian dan kebudayaan Melayu Riau di Kota Pekanbaru ini. Memang harus ada kerja sama yang baik, sehingga visi misi Kota Pekanbaru ini bisa terwujud”, paparnya.

Menurut Hari S. Hasan (Pemangku Ketua Umum DKKP) “Program PEKAN BUDAYA PEKANBARU “Kampung Melayu” ini adalah sikap dari DKKP dalam menghadapi pengaruh budaya-budaya asing yang semakin subur di bumi Melayu, sedangkan budaya melayu sediri semakin tenggelam seiring waktu. Sehingga program Kampung Melayu ini diharapkan dapat mempertahankan serta terus mengangkat identitas Melayu tanpa menafikan kebudayaan lainnya yang ada di Kota Pekanbaru ini”. (a-l.dk)